Kamis, 01 April 2010

Edamame - Kacang Kedelai Hijau


Edamame, yang oleh “lidah Jepang” diucapkan “ay-dah-MAH-may” ini, berasal dari kata eda = cabang/ranting, sementara mame = kacang. Disebut demikian karena “buah kacangnya” muncul disela-sela ranting dan dipanen dengan cabang-cabangnya. Kedelai hijau ini masih kerabat kacang bulu (kedele/kedelai muda) yang akrab dikenal di Indonesia. Bedanya terletak dari warna dan ukuran, dimana kedelai Jepang ini relatif lebih besar dan hijau. Selain Jepang, edamame tumbuh subur dan banyak dikonsumsi di negara lain seperti China, Hawaii dan Korea. Nama edamame sendiri sudah cukup mendunia dan telah menjadi salah satu kosa kata bahasa Inggris dan Indonesia.



Apabila Indonesia masih mengimpor kedelai untuk bahan pembuatan tempe, Jepang justru mengimpor edamame dari Indonesia. Jepang memerlukan minimal 100.000 ton pasokan edamame yang 50% dipesan dari China dan 35% dari Taiwan. Sisanya, Jepang mengandalkan kiriman dari Thailand, Vietnam termasuk Indonesia. Peluang pasar yang cukup menjanjikan, karena Amerika ternyata membutuhkan sekitar 7000 ton/tahun.
Dibandingkan dengan kacang kedelai biasa, kedelai hijau jauh lebih produktif. Setiap hektar edamame dapat menghasilkan 3,5 ton, sementara kedelai hanya 1,1 – 1,5 ton/ha. Hal ini disebabkan karena edamame dapat dipanen pada hari ke 45 dan/hingga hari ke 65. Selain bernilai ekonomi tinggi, edamame banyak khasiatnya untuk kesehatan. Apa saja nilai gizi yang terkandung dalam setengah mangkuk edamame rebus?



Bayangkan, dari seporsi kecil edamame terkandung 9 gr serat yang setara dengan 4 iris roti gandum utuh (wholewheat), atau 4 cangkir zucchini (sejenis sayuran dari keluarga labu-labuan yang dari luar mirip terung atau ketimun) kukus; kandungan protein yang hampir sebanyak jumlah karbohidrat; memenuhi sekitar 10% kebutuhan akan vitamin A dan C yang merupakan antioksidan. Sementara itu, kadar zat besinya yang tinggi hampir sama dengan kandungan besi dalam 4 ons dada ayam panggang.
Selain mengandung zat-zat bermanfaat seperti yang disebutkan di atas, edamame mengandung protein, senyawa organik seperti asam folat, mangan, isoflavon, beta karoten, dan sukrosa yang relatif lebih tinggi dari jenis kacang kedelai lain. Disamping vitamin A dan C, edamame mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, B6 dan K. Lalu apa manfaatnya mengkonsumsi edamame?
Meskipun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, para ahli menyebutkan beberapa kegunaan edamame dalam kesehatan. Edamame yang dijuluki super bean ini merupakan satu-satunya sayuran yang memiliki asam amino yang paling lengkap. Sembilan unsur asam amino ini berfungsi untuk menetralkan kadar gula darah, menggiatkan metabolisme tubuh yang bermanfaat dalam pembentukan otot dan jaringan kekebalan tubuh.
Protein yang dikandung oleh edamame dapat mengurangi resistensi insulin, kerusakan ginjal, mengurangi lemak di hati bagi penderita diabetes, serta berpotensi untuk mencegah dan mengobati darah tinggi.



Secara umum, mengkonsumsi protein kedelai secara teratur berguna bagi kesehatan kulit, mencegah penuaan dini, dan mengurangi kerusakan kolagen. Edamame juga mempengaruhi kandungan kolesterol pada wanita dan pria. Bagi wanita yang sudah menopause, makanan berprotein ini dapat mencegah osteoporosis dan kanker, serta memberi efek anti peradangan, hal ini disebabkan karena adanya kandungan isoflavon (phytoestrogens). Zat ini dapat mengurangi LDL (Low-Density Lipoprotein = kolesterol “jahat”), dan pada saat bersamaan meningkatkan HDL (High-Density Lipoprotein = kolesterol “baik”), terutama pada pria.
Riset membuktikan bahwa ngemil ½ cangkir edamame (100 kalori) dapat membuat seseorangless moody. Hal ini disebabkan karena edamame mengandung folat (vitamin B9). Apabila Anda merasa moody dan malas memasak atau merebus edamame, mungkin crispy edamame dalam kemasan dengan merek “BALI” ini dapat mengurangi sifat moody Anda. Camilan tanpa bahan pengawet ini disebut sebagai salah satu “camilan sehat bergizi tinggi”. Dalam 100 gr nya terdapat 18% lemak, 38% protein, 16% serat dan 16% karbohidrat.



Secara tradisional, orang Jepang mengkonsumsi edamame yang direbus dengan sedikit garam. Edamame (yang telah) dingin kerap dijadikan camilan yang biasa disantap bersama bir dingin. Konon protein bersama dengan vitamin C dan B1 dapat menetralisi bir sehingga membantu penguraian alkohol.

Kini, edamame rebus tak hanya menjadi teman minum bir. Edamame sudah menjadi salah satu menu “wajib” di restoran top dunia sejak puluhan tahun yang lalu. Sebut saja Edamame Avocado Soupdan Edamame Garlic Puree. Tertarik dan ingin bereksperimen dengan edamame?
Hal pertama yang dilakukan adalah memilih edamame. Pilihlah yang berwarna hijau tua, berkulit tebal dengan biji/kacang yang besar. Selain direbus, Anda dapat memanggang atau menumis edamame bersama kulitnya. Kalau Anda bosan dengan Guacamole, Anda dapat membuatEdamole. Apabila cuaca dingin, Anda bisa mencoba Sup Edamame.
selamat mencoba!!



Anda bisa menencoba Edamame rebus dengan harga yang sangat terjangkau di :

Warung Sushi Angkringan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar